Komisi IV Pertanyakan Kesiapan Direktur RSUD Wujudkan Inovasi Pelayanan Jantung, Kanker dan Stroke

Jumat, 17 Juni 2022 | 17:08:19 WIB | Dibaca: 75 Kali


Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Fadli Sudria

DPRDPROVINSIJAMBI-Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Fadli Sudria mengapresiasi langkah Gubernur Jambi Al Haris dalam meningkatkan pelayanan berkualitas di RSUD Raden Mattaher dengan melakukan penandatanganan kerjasama dengan tiga rumah sakit nasional.

"Tentunya kita sebagai wakil rakyat hari ini, DPRD Provinsi Jambi sebagai mitra kerja komisi IV, mengapresiasi langkah Gubernur Jambi Bapak Al Haris dengan adanya MOU dengan Rumah Sakit Harapan Kita, RS Kanker Dharmais dan Rumah Sakit Pusat otak Nasional," katanya yang juga hadir di Rumdis Gubernur Jambi, Jumat (17/6/2022).

Menurut Fadli, ini hal yang sangat luar biasa agar meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Provinsi Jambi. Kemudian beliau tadi juga mengatakan bahwasanya kalau seandainya ini sudah berdiri di tahun 2023 dan komitmen tadi sama-sama di dengar, bahwa tiga rumah sakit yang ada di ibukota Jakarta itu akan bekerja sama dengan RSUD Raden Mattaher dan semua mesin, semua peralatan akan segera diisi.

"Tapi InsyaAllah di 2024 nanti operasi dan lain sebagainya itu sudah bisa dilaksanakan di pelayanan RSUD Raden Mattaher begitu Harapan Kita," tegasnya.

Lebih lanjut, politisi dari Partai PAN tersebut juga mempertanyakan kesiapan daripada Direktur RSUD Raden Mattaher beserta jajaran untuk mempersiapkan dalam hal menindaklanjuti kerjasama tersebut guna mewujudkan pelayanan bedah jantung terbuka, kanker dan stroke.

"Saya tanya ke Direktur RSUD Raden Mattaher, pertama mengenai Feasibility Studi (FS) nya sudah , kemudian perencanaan nya sudah tinggal lagi pembangunan. Nah pertanyaannya, sanggupkah dalam proses waktu dekat katakan di APBD-Perubahan nanti, dengan waktu yang sangat sempit bisa enggak menyiapkan gedung atau ruangan yang canggih itu dalam waktu 3 bulan," katanya.

"Ini perlu, jangan nanti jadi temuan lagi, atau uang dikembalikan dan lain sebagainya. Kalau memang tidak bisa jangan dipaksakan, kalau bisa diawal 2023 segera ini ditenderkan dini, harapan kita dari DPRD kemudian kami juga bagian dari anggaran harapan nya begitu, tidak ada hambatan semuanya menyokong," tegasnya.

Fadli juga menyatakan akan menunggu untuk melihat sepak terjang Direktur RSUD Raden Mattaher dr Herlambang SpOG. Apakah Ia bisa berinovasi untuk melakukan perubahan-perubahan. Dimana menjadi kekurangan dari sebelumnya, bisa ditutupi dan bisa membenahi RSUD Raden Mattaher secara internal.

"Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit mesti harus se jalan, di Rumah Sakit juga jangan ada benturan benturan. Saya juga katakan kepada Direktur nya tolong manajemen atau SDM-nya didalam segera di bersihkan," pungkasnya.(*)