Waka DPRD Provinsi Jambi Tinjau SMAN 2 Muarojambi

Minggu, 13 Juni 2021 | 16:39:32 WIB | Dibaca: 124 Kali


DPRDPROVINSIJAMBI - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi, Pinto Jayanegara beserta rombongan, Sabtu (12/6) meninjau Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kabupaten Muarojambi di Sengeti, menyusul adanya informasi terkait sekolah tersebut sering terdampak banjir jika intensitas hujan tinggi dengan durasi 3-4 jam.

Mendapat laporan tersebut, Pinto yang juga koordinator Komisi IV DPRD Provinsi Jambi membidangi pendidikan, langsung mengajak rombongan untuk turun meninjau ke lapangan.

"Saya sengaja mengajak Anggota Komisi IV ada ibu Maimaznah, bapak Apriodito Umar dan Komisi III ada bapak Ivan Wirata serta rombongan anggota komisi lainnya," kata Pinto.

Ia menjelaskan, pihaknya meninjau langsung sekolah yang terkena banjir selain untuk memberikan semangat kepada pihak sekolah agar tetap menjalankan aktivitas, kunjungan lapangan juga dimaksudkan mencari solusi apa saja yang bisa dilakukan agar banjir tidak terjadi lagi. Termasuk solusi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti penyelamatan sarana prasarana yang dianggap berharga dengan.

Politisi muda Partai Golkar Provinsi Jambi ini juga meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jambi untuk serius memperhatikan sekolah yang berpotensi terkena bencana.

Dinas Pendidikan katanya harus memiliki data yang real terkait kondisi sekolah dan memberikan perlakukan khusus terhadap sekolah-sekolah tersebut, sehingga potensi terkena bencana dapat diminimalisir.

"Setelah adanya data tersebut tentu perlu adanya grand desain pembangunannya, mulai dari site plain, kualitas struktur bangunannya dan kondisi alam. Jika secara kajian teknis tidak mendukung, iya dipindahkan sekolahnya ke lokasi yang baru," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Kepsek SMAN 2 Muarojambi, Nopri Suryadi mengapresiasi dan berterima kasih atas kunjungan Waka DPRD Provinsi Jambi beserta rombongan.

"Kami sangat mengapresiasi atas kunjungan ini, kita butuh anggota DPRD yang responsif terhadap persoalan-persoalan masyarakat. Kami berharap agar adanya upaya yang kongkrit atau solusi dari pemerintah provinsi agar persoalan banjir ini dapat teratasi, dan memohon bantuan sarana prasarana sekolah," kata Nopri.(*)