Dewan Minta Pemda Tingkatkan Kapasitas Uji Sampel Sesuai Surat Edaran Kemendagri

Selasa, 08 September 2020 | 14:54:58 WIB | Dibaca: 57 Kali


Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Rocky Candra

DPRDPROVINSIJAMBI-Percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi pada umumnya di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerbitkan Surat Edaran (SE) tertanggal 2 Juli 2020 untuk peningkatan jumlah pelaksanaan uji sampel melalui penyediaan mobile/container laboraturim biosafety level-2 (BSL-2).

Dimana pada surat edaran Kemendagri tersebut di poin keempatnya meminta kepada Gubernur, Bupati dan Walikota untuk mendukung peningkatkan kapasitas uji sampel melalui PCR/Swab dengan terget 30.000 sampel perhari.

"Meningkatkan jumlah pelaksanaan uji sampel melalui penyediaan mobile/container laboraturim biosafety level-2 (BSL-2) yang diadakan melalui mekanisme membeli atau menyewa kepada pihak ketiga." bunyi surat edaran keempat poin B yang ditandatangani Mendagri Tito Karnavian ini.

Atas adanya surat edaran Kemendagri tesebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Rocky Candra mengatakan saat ini untuk Pemerintah Daerah tentunya belum bisa memenuhi target uji PCR 30.000 perhari, karena tidak adanya ketersediaan alat-alat.

"Kami juga mengkritik itu, karena dana untuk penanganan Covid-19 telah dikucurkan sebanyak 211 miliar. Yang artinya Pemda harus bisa bergerak cepat mencapai solusi atas hal ini, agar masyarakat Jambi bisa terjaga dari Covid-19 ini," kata Rocky ,Selasa (8/9/2020).

Politisi Muda dari Partai Gerindra ini juga menyampaikan, untuk mencukupi target dari surat edaran Kemendagri ini dari hasil konfirmasi ke pihak Pemda (Pemprov Jambi, red) katanya akan mengusulkan alat Mobil PCR untuk peningkatan target uji PCR.

"Kita akan membeli mobil PCR yang bisa menampung peningkatan uji PCR perharinya, dan Insya Allah akan ada 6 mobil PCR nantinya yang akan kita beli," jelasnya.

"Kita mendorong Dinas Kesehatan yang membelinya agar Rumah Sakit kita mempunyai peralatan yang lengkap. Dari segi penganggaran tentunya sudah kita anggarkan, walaupun sarapannya masih minim, yang terbesar dari Jaringan Pengaman Kesehatan (JPS)," tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah mengenai hal ini, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Reflizar mengatakan saat ini pihaknya sedang berkoordinasi untuk membeli alat guna peningkatan uji PCR ini. "Saat ini kita lagi mengusulkan kegiatan pengadaan alat (Mobil PCR, red)," singkatnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provisi Jambi, Johansyah mengatakan untuk saat ini di Jambi belum bisa memenuhi target surat edaran Kemendagri tersebut.

"Seperti kita ketahui di Provinsi Jambi BPOM hanya mampu menampung 80 orang perhari untuk uji PCR, upaya kita yang lain tentu akan menyiapkan mobil PCR," kata Johansyah,belum lama ini.

"Mudah-mudahan dengan menyiapkan mobil PCR mandiri ini angka tersebut bisa kita kejar, tapi tentu itu semua tergantung dari jumlah penduduk kita. Karena tentunya tidak sama untuk setiap daerah," tukasnya.(*)

Sumber : Radarjambi.co.id