Apresiasi Pemprov Jambi, Ketua DPRD Harap Satgas Covid 19 Bekerja Cepat

Sabtu, 21 Maret 2020 | 10:34:33 WIB | Dibaca: 72 Kali


Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto

DPRDPROVINSIJAMBI-Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto mengapresiasi langkah pemerintah provinsi yang menaikkan status Jambi dari waspada menjadi siaga virus Corona (Covid 19).

“Peningkatan status ini kan salah satunya berdampak pada penggunaan anggaran, ada 11 milyar kan yang sudah disiapkan, kita harap ini berdampak signifikan pada penanganan Corona di Jambi,” ungkap Edi malam ini (21/3/2020) melalui saluran telpon selulernya.

Untuk itu, Edi meminta Satgas Penanganan Covid 19 Provinsi Jambi dapat bekerja dengan cepat dan maksimal. Menurutnya Satgas harus mampu mengedukasi masyarakat dengan baik, khususnya terkait bahaya, cara penularan dan pencegahan virus ini.

“Untuk edukasi, saya harap tidak hanya menggunakan media luar ruang, tapi informasi itu juga harus bisa masuk ke dalam ruang privat, ke rumah-rumah masyarakat. Satgas bisa menggandeng banyak pihak, ada tokoh masyarakat, tokoh agama, Polri, ormas, Bidan Desa dan lain-lain,” jelasnya.

Bahkan menurut Edi Satgas harus dibentuk sampai tingkat RT, tugasnya selain untuk mengedukasi juga dapat mengawasi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Termasuk untuk melakukan deteksi dini terkait hal-hal negatif yang berpotensi terjadi di masyarakat akibat kebijakan pemerintah dalam penanganan virus ini.

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi ini juga menambahkan bahwa ketersediaan anggaran harus berdampak maksimal pada penanganan. Termasuk di dalamnya bagaimana pemerintah dapat meningkatkan koordinasi dengan kabupaten/kota, melatih petugas dan menyediakan Alat Pelidung Diri (APD) sesuai standar WHO.

Di akhir percakapan Edi berharap agar banyak pihak ikut berkontribusi membantu pemerintah dalam menangani virus Corona ini.

“Polri luar biasa, sudah melakukan penyemprotan desinfektan ke kantor-kantor, semoga langkah peduli seperti ini juga diikuti oleh Perguruan Tinggi dan pihak-pihak lain, misalnya dalam membuat hand sanitizer untuk dibagikan atau dijual murah kepada masyarakat,” tutupnya.(*)