Ketua dan Waka DPRD Sambut Kunjungan Kapolda Jambi

Kamis, 13 Februari 2020 | 13:36:12 WIB | Dibaca: 338 Kali


Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto didampingi Waka DPRD, Rocky Candra memberikan cinderamata kepada Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi dalam kunjungan Kapolda Jambi ke DPRD Provinsi Jambi, Kamis (13/2).

DPRDPROVINSIJAMBI - Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto dan Wakil Ketua, Rocky Candra menyambut langsung kunjungan Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi ke DPRD Provinsi Jambi, Kamis (13/2).

Pertemuan dalam rangka silaturahmi Pimpinan DPRD dan Kapolda Jambi yang baru dilantik itu digelar di ruang kerja Ketua DPRD Provinsi Jambi.

Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi usai pertemuan tersebut mengatakan kunjungan tersebut pertama adalah silaturahmi dan mengakomodir masukan-masukan DPRD.

"Hari ini saya diterima Pimpinan DPRD, pertemuan ini lebih kepada mengakomodir masukan DPRD sebagai wakil rakyat. Tentunya apa yang menjadi arahan pimpinan Polri kepada saya harus saya komunikasikan dengan gubernur dan DPRD. Intinya saya dan jajaran siap mendukung penuh pembangunan di Provinsi Jambi," kata Irjen Firman.

Firman mengatakan apa yang selama ini menjadi harapan masyarakat Jambi, Polda Jambi akan berusaha mendekatkan menjadi harapan. "Syukur-syukur bisa kita penuhi. Saya tidak bermimpi tapi dengan dukungan gubernur dan DPRD kita komitmen," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengatakan kunjungan Kapolda Jambi yang baru dilantik salah satu menyampaikan pesan Kapolri.

Selain itu, kata Edi ada beberapa pembahasan diantaranya tentang karhutla, Ilegal drilling dan Penambangan Emas Tanpa Izin (Peti). 

"Salah satu yang menjadi pembahasan terkait karhutla, jadi kesiapan kita menyambut karhutla. Kemudian terkait ilegal driling dan peti dan saya sampaikan juga bagaimana kita sama-sama mengembalikan kelestarian sungai Batanghari dan itu menjadi konsen kita bagaimana sungai Batanghari bersih dari pencemaran," kata Edi.

Kemudian kunjungan Kapolda kata Edi, juga membangun sinergitas. Sebab kata Edi untuk mengelola pemerintahan tidak bisa dilakukan satu lembaga saja. 

"Jika semua Forkopimda berkolaborasi, tentu semua persoalan akan mendapat solusi terbaik, karena kami semuanya adalah pelayan daripada masyarakat," ujarnya.(*)