Edi Purwanto Ajak Pemangku Kepentingan Cari Solusi, Atasi Endapan di Sungai Batanghari

Senin, 02 Desember 2019 | 21:24:03 WIB | Dibaca: 140 Kali


Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto

DPRDPROVINSIJAMBI  - Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto ikut berkomentar terkait kondisi Sungai Batanghari yang semakin keruh dan ada endapan (sedimentasi) di permukaannya belakangan ini.

“Iya, saya prihatin, sudah ramai di medsos, bahkan sudah jadi isu nasional karena sudah diberitakan media nasional beberapa waktu lalu,” jelas Edi seperti dikutip dari jamberita.com

Edi menyampaikan bahwa Sungai Batanghari adalah simbol dan kebanggaan Provinsi Jambi yang seharusnya dijaga kelestariannya.

“Kalau kita dengar cerita orang-orang tua kita dulu, sungai kita ini (Batanghari, red) dulu jernih, bahkan airnya bisa langsung diminum, ikannya banyak, tapi sekarang kan kondisinya beda, kita harus kembalikan sungai Batanghari sebagai kebanggaan kita,” terangnya.

Ditanya mengenai penyebab munculnya endapan di sungai Batanghari Edi belum berani memberikan jawaban pasti.

“Bukan domain saya untuk menyimpulkan penyebabnya, tapi kan kalau kita simak persepsi yang berkembang di publik, sebabnya bisa macam-macam, bisa jadi karena pembukaan lahan, galian pasir atau galian C yang tidak prosedural, atau mungkin PETI (Penambangan Emas Tanpa Izin, red), juga berbagai macam limbah, nanti kita dengarlah pendapat para pakar,” jelas Edi.

Edi menambahkan bahwa penyelesaian masalah sungai Batanghari tidak bisa dilakukan secara parsial tapi harus menyeluruh dan melibatkan banyak pihak. “Kita di Kota Jambi kan ada di hilir sungai Batanghari, sementara hulunya ada di Pesisir Selatan Sumatera Barat, di Provinsi Jambi juga melewati beberapa kabupaten, jadi semua stakeholder (pemangku kepentingan, red) harus duduk bersama dan cari solusi bersama, nggak bisa parsial,” bebernya.

Lantas apa langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi ini menyikapi kondisi Sungai Batanghari? Edi mengatakan akan mengajak para pemangku kepentingan untuk mencari solusi bersama.

“Insya Allah dalam waktu dekat, kami akan ajak RDP (Rapat Dengar Pendapat, red) pihak-pihak terkait, mulai dari Dinas Kehutanan, Lingkungan Hidup, ESDM, BP DAS, Kepolisian, LSM, akademisi, praktisi, juga pihak lain yang berhubungan dengan ini,” terangnya.

Edi menambahkan, pihaknya juga akan mengundang BMKG dan BPBD. “Oya, BMKG dan BPBD juga akan kita undang, kita sudah mulai masuk musim hujan, kami mau tahu seperti apa potensi banjir di Jambi, termasuk sejauh mana antisipasi mereka,” pungkasnya.

sumber: jamberita.com