DPRD Setujui Perubahan APBD Pemprov Jambi 2019

Kamis, 08 Agustus 2019 | 17:08:07 WIB | Dibaca: 164 Kali


DPRDPROVINSIJAMBI - DPRD Provinsi Jambi menyetujui perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Jambi tahun anggaran 2019 melalui sidang paripurna di gedung DPRD Provinsi Jambi, Rabu (7/8).

Sidang paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston didamping Wakil Ketua Ar Syahbandar dari dihadiri Gubernur Jambi, Fachrori Umar.

Sebelum penandatanganan pengesahan perubahan APBD Jambi 2019, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Jambi melalui juru bicaranya, H.M Juber menyampaikan laporan pembahasan terhadap Ranperda perubahan APBD tersebut dilanjutkan pendapat akhir dari fraksi-fraksi DPRD.

Dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi, DPRD telah menyetujui Ranperda Perubahan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2019, dimana terjadi peningkatan pada pendapatan daerah sebanyak Rp48,918 miliar atau sebesar 1,08 persen dari sebelumnya Rp4,517 triliun menjadi Rp4,566 triliun dan peningkatan pada belanja daerah sebanyak Rp409,345 miliar atau sebesar 8,50 persen dari sebelumnya Rp4,813 triliun menjadi Rp5,222 triliun.

Gubernur Jambi Fachrori Umar mengingatkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jambi untuk mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan, dengan mengoptimalkan penggunaan anggaran dalam beberapa bulan ke depan.
 
Gubernur berterima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota dewan sebagai mitra kerja konstruktif yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pembahasan perubahan APBD tahun anggaran 2019 dan telah menyetujui Ranperda tersebut.

Fachrori mengungkapkan, dalam proses pembahasan Ranperda perubahan APBD tahun anggaran 2019 tentu terjadi situasi yang dinamis dan terdapat perbedaan yang tajam, ini bermakna sebagai dinamika yang baik dan merupakan perwujudan kepedulian bersama dalam membangun Provinsi Jambi untuk lebih baik lagi ke depannya.

Pemerintah Provinsi Jambi katanya terus berupaya dan bekerja keras dalam rangka meningkatkan kondisi makro ke arah yang lebih baik dengan dukungan situasi daerah yang kondusif, sehingga akan tercipta kepercayaan yang tinggi dari masyarakat kepada Pemerintah.(*)

 

sumber: jambi.antaranews.com