DPRD Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Gubernur Jambi 2017

Selasa, 27 Maret 2018 | 18:40:43 WIB | Dibaca: 24 Kali


DPRDPROVINSIJAMBI - DPRD Provinsi Jambi, Selasa (27/3) menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jambi tahun anggaran 2017.

Rapat paripurna di gedung DPRD itu dihadiri langsung Ketua DPRD Provinsi Jambi, Cornelis Buston didampingi Wakil Ketua Chumaidi Zaidi dan dihadiri Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar.

Rapat paripurna itu dibuka dan dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Chumaidi Zaidi. Sementara LKPJ Gubernur Jambi disampaikan Wakil Gubernur.

Chumaidi mengatakan penyampaian LKPJ kepala daerah kepada DPRD merupakan agenda konstitusional tahunan yang secara yuridis formal diatur dalam pasal 69 dan pasal 71 undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah

Sementara itu Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar, dalam penyampaian LKPJ Gubernur Jambi itu menyatakan bahwa pemanfaatan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Jambi 2017 mampu meningkatkan seluruh sektor yang menjadi kewajiban pemerintah setempat dalam penanganannya.

Wagub mengatakan, APBD Provinsi Jambi 2017 setelah perubahan adalah sebesar Rp4,5 triliun dengan sumber pembiayaan melalui pendapatan daerah sejumlah Rp4,2 triliun dan penerimaan pembiayaan sejumlah Rp278 miliar.

Dari target pendapatan daerah sejumlah Rp4,2 triliun itu telah terealisasi sejumlah Rp4,3 triliun atau sebesar 101,7 persen. Jumlah tersebut lebih tinggi dari realisasi tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp3,3 triliun.

"Pendapatan daerah tahun 2017 meningkat sebesar 26,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya," kata wagub.

Dia menjelaskan, dampak dari pemanfaatan APBD 2017 itu diantaranya mampu menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM), angka partisipasi murni (APM) dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Kemudian pertumbuhan ekonomi mengalami pertumbuhan sebesar 4,64 persen yang didukung oleh hampir semua lapangan usaha, dimana pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh penyediaan akomodasi dan makan minum.

Selanjutnya penanaman modal oleh investor di Jambi juga meningkat yakni Rp2,6 triliun investor dalam negeri dan 114 miliar US dolar oleh investor asing.

Bidang infrastruktur juga mengalami peningkatan, dimana hingga akhir 2017 jalan provinsi dalam kondisi mantap mencapai 76,6 persen dari total panjang jalan 1.129 kilometer.


"Begitu juga dalam menciptakan lingkungan permukiman yang sehat, dimana Pemprov Jambi melaksanakan berbagai kegiatan strategis bidang perumahan diantarannya pembangunan rumah susun, bantuan stimulasi sarana dan prasarana serta utilitas perumahan formal dan kawasan strategis," katanya.

Pada sub sektor perkebunan, lanjut wagub, juga dilakukan pengembangan komoditas perkebunan strategis seperti tanaman karet, kelapa sawit, kelapa dalam, coklat, pinang dan kopi dimana pada tahun 2017. Dimana dari pengembangan komoditas ini mampu memperbaiki  Nilai Tukar Petani (NTP) sektor perkebunan menjadi sebesar 105.

Sedangkan untuk sub sektor peternakan dalam upaya peningkatan produksi ternak sapi, pada tahun 2017 dilaksanakan inseminasi buatan terhadap 19 ribu akseptor dengan kebuntingan 14 ribu ekor.    

Selanjutnya pada sub sektor peternakanjuga telah berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah melalui UPTD Kebun Binatang Taman Rimbo sebesar Rp3 miliar atau sebesar 96 persen dari target yang ditetapkan.

Pembangunan bidang kelautan dan perikanan kata wagub diarahkan kepada program yang bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan asal ikan melalui kegiatan perikanan budidaya, perikananan tangkap, pelindungan dan konservasi sumber daya alam serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

Sementara pelaksanaan program bidang kehutanan dilaksanakan melalui upaya pengembangan daerah penyangga kawasan hutan dan penanaman pohon dalam rangka mengantisipasi pemanasan global.

"Khusus penanggulangan bencana akibat kebakaran hutan dan lahan, reaksi cepat terus ditingkatkan dan terkoordinasi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota serta berbagai unsur masyarakat," kata Wagub.(*)


Sumber: Antaranews.com