Komisi III Tindaklanjuti Laporan Warga Terkait Limbah Sekolah

Selasa, 06 Maret 2018 | 14:37:31 WIB | Dibaca: 185 Kali


DPRDPROVINSIJAMBI - Komisi III DPRD Provinsi Jambi mengecek langsung laporan warga RT 03 Kelurahan Wijayapura, Kecamatan Jambi Timur, terkait limbah kantin SMA Negeri 2 Kota Jambi yang meluap ke permukiman warga kita hujan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Sofyan Ali mengatakan ketika pihaknya memantau ke lokasi yang dipermasalahkan warga setempat, memang benar ada limbah sekolah yang meluap kepemukiman warga di belakang sekolah tersebut.

Ia juga meminta kepada warga sekitar untuk bersabar, dalam waktu dekat akan melakukan rapat lintas komisi untuk membahas temuan hasil dari tinjau ke lokasi yang dikeluhkan warga.

"Kita minta kepada warga dan pihak sekolah tidak ada konplik, nanti kita carikan solusinya. Nanti kita panggil Dinas Pendidikan, Dinas PUPR dan Komisi terkait lainnya," kata Sofyan Ali saat mengecek laporan warga tersebut, Senin (5/3).

Ketua RT 03, Ismail mengatakan pihaknya sudah gerah dan bosan atas kejadian ini, sebab ini sudah terjadi sejak beberapa belas tahun lalu.

Selaku RT dirinya mengaku sudah sering melakukan komplin kepada pihak sekolah, namun belum ada tanggapan serius yang diambil sekolah.

"Tempat kami ini daerah rendah, setiap hujan lebat pasti banjir, nah kalau banjir limbah juga ikut masuk pemukiman dan baunya menyengat," kata Ismail.

Dijelasnya lagi, pihak sekolah tidak menyediakan aliran khusus untuk pembuangan limbah, sehingga buangan limbah selalu mengalir ke pemukiman. "Harusnya ada drainasenya untuk pembuangannya," kata Ismail.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA 2 Kota Jambi, Halinar membenarkan jika warga dibelakang sekolah tersebut mengeluh dengan adanya pembuangan kantin sekolah yang meluber kepemukiman warga.

Persoalan tersebut katanya telah mereka adukan kepada Pemerintah Provinsi Jambi, namun belum ada tanggapan serius.

"Kita sudah koordinasi dengan warga, dan kita mau bangun sendiri biayanya besar, untuk kita minta juga pihak dewan dan dinas terkait sama-sama mencari solusi terbaik," kata Halinar.(*)


Sumber: metrojambi.com