DPRD Provinsi Jambi Gelar Paripurna Penyampaian APBD-P 2017 & KUA PPAS 2018

Senin, 21 Agustus 2017 | 23:30:44 WIB | Dibaca: 899 Kali


Paripurna Penyampaian APBD-P 2017 & KUA PPAS 2018

DPRDPROVINSIJAMBI – DPRD Provinsi Jambi, Senin (21/8) menggelar paripurna penyampaian nota pengantar APBD-P 2017 dan KUA PPAS 2018. Paripurna ini di pimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Chumadi Zaidi serta dihadiri sejumlah anggota dewan.

Sementara, nota pengantar APBD-P 2017 dan KUPA PPAS 2018 itu, disampaikan oleh Wakil Gubernur Jambi, H Fachrori Umar. Hadir pula sejumlah kepala OPD dan tamu undangan lainnya.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Chumadi Zaidi yang memimpin paripurna itu mengatakan, pembahasan APBD-P ini akan dilakukan secepatnya, mengingat pelaksanaan anggaran tinggal beberapa bulan lagi akan berakhir.

Begitu juga dengan KUPA PPAS, akan secepatnya dibahas dan disahkan agar segera tersusun RAPBD 2018 sesuai dengan program gubernur Jambi, yakni Jambi Tuntas 2021.  “Secepatnya dibahas, ini prioritas,” singkatnya.

Sementara itu, Wagub Jambi, Fachrori Umar menyampaikan perkembangan pertumbuhan ekonomi Jambi pada triwulan pertama tahun 2017 menunjukan pertumbuhan sebesar 5,0 persen, sedikit lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi triwulan yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 4,9 persen.

"Secara tahunan inflasi Provinsi Jambi pada triwulan pertama pada tahun 2017 menunjukan angka sebesar 2,85 persen, relatif lebih rendah dibandingkan dengan inflasi nasional yaitu sebesar 3,61 persen, dan triwulan sebelumnya berada pada angka 4,39 persen. Penurunan tingkat inflasi tersebut utamanya didorong oleh turunnya inflasi pada kelompok bahan pangan yang bergejolak," tutur Wagub.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain itu, Wagub juga menyampaikan bahwa Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun 2018, dengan rencana target pendapatan daerah sebesar Rp3,315 triliun. Jumlah tersebut berkurang sebesar Rp874,78 milyar jika dibanding dengan APBD tahun anggaran 2017 yang ditetapkan sejumlah 4,163 triliun atau menurun sebesar 20,36 persen. "Penurunan target pendapatan disebabkan oleh
diperhitungkannya Dana Transfer Khusus, yang pada tahun 2017 tercatat sejumlah 967,58 miliar," ungkap Wagub

Dijelaskannya, dalam penyusunan rancangan kebijakan umum APBD dan rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD Tahun 2018, belanja langsung difokuskan pada program dan kegiatan yang manfaat capaian kerjanya lebih menyentuh kepentingan masyarakat, dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik dan keberpihakan pemerintah daerah kepada kepentingan publik. "Saya telah memberikan penekanan kepada seluruh kepala OPD, untuk menyusun program dan kegiatan yang lebih efektif dan efisien untuk distribusikan anggaran pada masing-masing OPD, juga dibuat pada buku Rancangan KUA dan Rancangan PPAS APBD tahun 2018," ujarnya.

"Kebijakan bidang sarana dan prasarana, khususnya infrastruktur jalan dan jembatan, pembangunan Fly Over (Jembatan layang) Tugu Juang, jalan untuk memperpendek jarak dan waktu tempuh dari sentra produksi dan mengurangi kemacetan jalan. Pemerintah Provinsi Jambi akan berkerja sama dengan Pemerintah Kota, pada tahun 2018 akan dimulai pengerjaannya sebagai salah satu Ikon yang mendukung estetika perkotaan di Jambi," sambung Wagub.

Dengan disampaikannya nota pengantar rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2018 pada DPRD Provinsi Jambi diharapkannya, dapat dibahas dan disepakati antara Gubernur Jambi dengan DPRD Provinsi Jambi dalam bentuk nota kesepakatan sebagai dasar penyusunan rancangan APBD tahun anggaran 2018.

sumber: metrojambi.com